KTSP SMAN 63 JAKARTA

BAB I

PENDAHULUAN

 

  1. Rasional

UndangUndang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan bahwa Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) jenjang pendidikan dasar dan menengah disusun oleh satuan pendidikan dengan mengacu kepada Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) serta berpedoman pada panduan yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).

Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang mengacu pada standar nasional pendidikan dimaksudkan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. Standar nasional pendidikan terdiri atas delapan standar nasional yang terdiri dari: standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian pendidikan. Dua dari kedelapan standar nasional pendidikan tersebut, yaitu Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) merupakan acuan utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan.

KTSP merupakan salah satu bentuk realisasi kebijakan desentralisasi di bidang pendidikan dengan harapan agar kurikulum benar-benar sesuai dengan kebutuhan pengembangan potensi peserta didik di sekolah yang bersangkutan pada masa sekarang dan yang akan datang dengan mempertimbangan kepentingan lokal, nasional, dan tuntutan global dengan semangat manajemen berbasis sekolah (MBS).

Untuk memenuhi amanat Undang-undang tersebut di atas dan guna mencapai tujuan pendidikan nasional pada umumnya, serta tujuan pendidikan sekolah pada khususnya pada SMA Negeri 63 Jakarta sebagai lembaga pendidikan tingkat menengah memandang perlu untuk mengembangkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

 

Melalui KTSP ini sekolah dapat melaksanakan program pendidikannya sesuai dengan karakteristik,  potensi, dan kebutuhan peserta didik. Untuk itu, dalam pengembangannya melibatkan seluruh warga sekolah  dengan berkoordinasi kepada pemangku kepentingan (stakeholder) di lingkungan sekolah.

KTSP ini disusun berdasarkan urutan yang telah ditentukan oleh BSNP dengan sistematika terdiri atas lima bab yaitu Pendahuluan, Tujuan pendidikan, Struktur dan muatan kurikulum, Kalender Pendidikan, dan Penutup.

B.     Landasan Yuridis

  1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem  Pendidikan Nasional Pasal 35 Ayat 2 dan  Pasal 51 Ayat 1 dan 2
  2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan  1,49,50,52,53, dan 54
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang  Revisi Standar Nasional  Pendidikan
  4. Peraturan Mendiknas Nomor 22 tahun 2006 tentang Standar Isi.
  5. Peraturan Mendiknas Nomor 23 tahun 2006 tentang SKL.
  6. Peraturan Mendiknas Nomor 24 tahun 2006 tentang pelaksanaan permen diknas nomor .22 dan 23.
  7. Permendiknas Nomor. 6 Tahun 2007
  8. Permendiknas Nomor. 19 Tahun 2007
  9. Permendiknas Nomor. 20 Tahun 2007
  10. Permendiknas Nomor 41 Tahun 2007 tentang standar proses untuk satuan pendidikan Dasar dan Menengah;
  11. Inpres Nomor.1  Tahun 2010
  12. Permendikbud Nomor. 54 Tahun 2013
  13. Permendikbud Nomor. 64 Tahun 2013
  14. Permendikbud Nomor. 65 Tahun 2013
  15. Permendikbud Nomor. 66 Tahun 2013
  16. Permendikbud Nomor. 69 Tahun 2013
  17. Permendikbud Nomor. 71 Tahun 2013
  18. Permendikbud Nomor. 81A Tahun 2013
  19. Panduan Penilaian 5 ( Lima ) Kelompok Mata Pelajaran ( BSNP );
  20. Panduan Pembelajaran Remedial ( Direktorat Pembinaan SMA );
  21. Panduan Pembelajaran Pengayaan ( Direktorat Pembinaan SMA );
  22. Panduan Pembelajaran Tatap Muka, Penugasan Terstruktur dan Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur ( Direktorat Pembinaan SMA );
  23. Panduan Penetapan KKM ( Direktorat Pembinaan SMA );
  24. Panduan Penilaian Afektif ( Direktorat Pembinaan SMA );
  25. Panduan Penilaian Psikomotorik (Direktorat Pembinaan SMA );
  26. Panduan Analisis Potensi Siswa, Layanan Akademik dan Pengembangan Diri ( Abkin dan Direktorat Pembinaan SMA – Tahun 2008 );
  27. Pedoman Pelaksanaan Tugas Guru dan Pengawas ( Ditjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan – Tahun 2009
  28. Perda DKI Jakarta No. 8 Tahun 2006 tentang Sistem Pendidikan.
  29. Keputusan Gubernur DKI Jakarta No. 21 Tahun 2002 tentang Tata Kerja Dinas Pendidikan Menengah dan Tinggi Propinsi DKI Jakarta.
  30. Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provini DKI Jakarta No.411 tahun 2009 tentang Kalender Pendidikan

 

  1. Tujuan Pengembangan KTSP SMAN 63 Jakarta

Dengan memperhatikan kebutuhan dan kekuatan yang dimiliki SMA Negeri 63 Jakarta, maka tujuan pengembangan KTSP dirumuskan sebagai berikut:

  1. Mengaplikasikan Visi dan Misi sekolah,
  2. Landasan pijakan operasional dalam pengelolaan sekolah,
  3. Mengembangkan potensi, peluang, dan tantangan sesuai kebutuhan sekolah,
  4. Menjadi acuan dalam melaksanakan Manajemen Pengembangan Mutu Berbasis Sekolah (MPMBS),
  5. Menjadikan sekolah sebagai organisasi yang efisien dan efektif,
  6. Menjadikan Sekolah yang mempunyai keunggulan di bidang akademik, dan non akademik

 

  1. Analisis Potensi dan Karakteristik Sekolah

SMA Negeri 63 Jakarta merupakan sekolah negeri yang telah direnovasi oleh Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta yang penggunaanya telah dimulai pada bulan Januari 2004.  Sekolah ini selama tiga tahun sejak tahun pelajaran 2007/2008 telah melaksanakan Rintisan Sekolah Kategori Mandiri (RSKM) dan pada tahun 2010 telah dinyatakan sebagai Sekolah Kategori Mandiri (SKM).  Sekolah ini hampir menyempurnakan  rambu-rambu 8 (delapan) standar nasional pendidikan yang meliputi: Standar Isi, Standar Kompetensi Lulusan, Standar Proses, Standar Penilaian, Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pengelolaan, dan Standar Pembiayaan.

Lembaga Sekolah memiliki potensi-potensi yang dapat dikembangkan pada masa-masa mendatang.  Pengembangan itu terkait dengan harapan Pemda DKI untuk memiliki sekolah-sekolah yang mampu mengukir prestasi dan prestise di tingkat Nasional dan Internasional.

Sekolah memiliki kekuatan pada:

  1. Muatan Kurikulum terdiri dari kurikulum nasional (standar isi), Kurikulum sekolah untuk tahun pelajaran 2014/2015 teridiri dari kurikulum KTSP untuk kelas XII, dan kurikulum 2013 untuk kelas X dan XI.
  2. Standar Kompetensi Lulusan siswa akan memiliki tanda ketamatan belajar yaitu dari ijazah nasional dan sertifikat kompetensi di bidang TIK.  Lulusan akan memiliki kompetensi untuk melanjutkan kuliah di perguruan tinggi baik negeri maupun swasta.
  3. Standar Sarana/prasarana memadai.
  4. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan merupakan guru-guru PNS dan Honorer yang berlatar belakang pendidikan di bidangnya dengan kualifikasi 100 % S1, dan 12 % S2
  5. Standar Proses pembelajaran berlangsung secara interaktif dengan menerapkan model collaborative learning untuk mengoptimalkan daya serap siswa pada pelajaran.
  6. Standar Penilaian seperti halnya pada sekolah menengah umum lainnya terdiri dari ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester,  ujian sekolah, ujian praktek, dan ujian nasional.
  7. Standar Pengelolaan bertolak pada Visi sekolah, yaitu menghasilkan lulusan yang unggul berdasarkan iman dan taqwa dengan dukungan manajemen yang kuat.
  8. Standar Pembiayaan mengacu pada pedoman pengelolaan biaya investasi dan operasional yang mengatur sumber pendapatan, pengeluaran, jumlah dana yang dikelola, dan penanggulangan dana yang disosialisasikan kepada seluruh warga sekolah untuk menjamin pengelolaan dana secara transparan dan akuntabel.

 

  1. Prinsip-Prinsip Pengembangan KTSP

KTSP SMA Negeri 63 Jakarta dikembangkan berdasarkan standar isi (SI) dan standar kompetensi lulusan(SKL) yang berpedoman pada panduan penyusunan kurikulum yang disusun BSNP dan memperhatikan pertimbangan komite sekolah.

Adapun prinsip-prinsip Pengembangan KTSP sebagai berikut:

1. Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan  dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya. Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan. Memiliki posisi sentral berarti kegiatan pembelajaran berpusat pada peserta didik.

2. Ragam dan terpadu. Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik peserta didik, kondisi daerah, jenjang dan jenis pendidikan, serta menghargai dan tidak diskriminatif terhadap perbedaan agama, suku, budaya, adat istiadat, status sosial ekonomi, dan jender. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum, muatan lokal, dan pengembangan diri secara terpadu, serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antarsubstansi.

3. Tanggap terhadap ilmu pengetahuan dan seni. Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang berkembang secara dinamis. Oleh karena itu, semangat dan isi kurikulum memberikan pengalaman belajar peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni

4. Relevan dengan kebutuhan hidup masa kini dan masa datang. Pengembangan kurikulum dilakukan dengan   melibatkan pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan, termasuk di dalamnya kehidupan  kemasyarakatan, dunia usaha dan  dunia kerja. Oleh karena itu, pengembangan keterampilan pribadi,  keterampilan  berpikir, keterampilan sosial, keterampilan akademik, dan keterampilan vokasional merupakan keniscayaan.

5. Menyeluruh dan berkesinambungan.  Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi,   bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antar semua jenjang  pendidikan

6. Belajar sepanjang hayat. Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan, pembudayaan, dan pemberdayaan peserta didik agar mampu dan mau belajar yang berlangsung sepanjang hayat. Kurikulum mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal, nonformal, dan informal  dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya.

7. Seimbang antara kepentingan nasional dan daerah. Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan motto Bhineka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

TUJUAN PENDIDIKAN

 

  1. Tujuan  Pendidikan Menengah Atas

Tujuan Pendidikan Menengah Atas, pada umumnya meliputi:

  1. Membentuk peserta didik yang memilikiketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dan mampu mengamalkan setiap keyakinannya dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Membentuk peserta didik yang memiliki pengetahuan yang memadai untuk dapat melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi, serta mampu meraih prestasi akademik optimal sesuai kemampuan, minat dan bakatnya.
  3. Membentuk peserta didik yang berbudi pekerti luhur, mampu menghormati orangtua, guru dan sesama peserta didik serta lingkungannya dan mengembangkan sikap sportifitas.
  4. Membentuk peserta didik yang memiliki wawasan luas dalam segala bidang, melalui English Conversation serta bahasa asing yang dikuasainya dan mampu mengembangkan diri secara mandiri.

 

  1. Visi, Misi, dan Motto

VISI

TERWUJUDNYA PRESTASI UNGGUL BERDASARKAN IMTAQ”

 

MISI

  1. Memperkuat Keimanan dan Ketaqwaan terhadap Tuhan YME
  2. Mengembangkan SDM yang handal
  3. Menghasilkan lulusan yang bermutu
  4. Menghasilkan siswa yang berprestasi
  5. Menghasilkan siswa yang berbudi pekerti luhur
  6. Meningkatkan pengelolaan dan pelayanan pendidikan bersertifikasi

 

MOTO

Science  based  on  akhlakulkarimah

(Ilmu yang dilandasi akhlak mulia)

 

  1. Tujuan Sekolah

      Dari Visi dan Misi dijabarkan kedalam 9 tujuan:

  1. Melaksanakan delapan standar nasional pendidikan
  2. Memajukan prestasi kegiatan kesiswaan
  3. Meningkatkan jumlah lulusan yang diterima di PTN
  4. Mempererat hubungan dengan masyarakat
  5. Menampilkan kepemimpinan yang kapabel dan akseptabel
  6. Mengelola administrasi sekolah yang akurat dan transparan
  7. Menggunakan Teknologi dan Informasi secara optimal
  8. Menjalin kerjasama kemitraan yang mutualis
  9. Mengutamakan pelayanan prima

 

  1. Strategik Pencapaian

Manajemen Strategik untuk mencapai tujuan sekolah berpijak pada analisis SWOT, yaitu:

Kekuatan (Strenght)

  1. Kualifikasi guru 100% berpendidikan minimal S1
  2. Sarana dan prasarana gedung memadai
  3. Media dan sumber belajar tersedia
  4. Prestasi akademik dan kesiswaan diakui
  5. Iklim belajar kondusif
  6. Citra sekolah di masyarakat positif
  7. Lokasi yang baik jauh dari keramaian umum
  8. Suasana kekeluargaan yang baik di kalangan guru dan siswa
  9. Memiliki siswa yang baik dan memiliki sopan santun yang terpuji

     Kelemahan (weakness)

  1. Motivasi kerja guru belum optimal
  2. Motivasi belajar siswa belum optimal
  3. Iklim kompetisi belajar masih rendah
  4. Ekonomi orang tua siswa menengah ke bawah
  5. Sekolah pilihan no.2 dan 3 bagi siswa berprestasi
  6. Media dan sumber belajar belum dioptimalkan guru
  7. Posisi sekolah jauh dari lintasan kendaraan umum
  8. Luas areal sekolah kurang memadai

 

    Peluang (Opportunity)

  1. Terbuka kesempatan untuk bersaing dengan sekolah favorit
  2. Pesaing disekitar sekolah tidak banyak
  3. Sekolah Kategori Mandiri (SKM)
  4. Dengan adanya kurikulum baru, terbuka kesempatan untuk mengembangkan model-model pembelajaran yang baru
  5. Dukungan alumni terhadap kegiatan sekolah.

 

    Ancaman (Threath)

  1. Sekolah pesaing SMA 47 dan SMA 90 Jakarta
  2. Bullying dan Tawuran Pelajar
  3. Kenakalan Remaja dan narkoba

 

  1. Program Jangka Panjang dan Menengah

Jangka Panjang 10 tahun (2024)

  • Sekolah Favorit dengan prestasi unggul di Provinsi DKI Jakarta
  • Peringkat 10 Besar untuk Sekolah Negeri di DKI Jakarta

      Jangka Menengah 3 tahun (2017)

  • Menjadi sekolah  Berprestasi di Jakarta Selatan
  • Peringkat 5 Besar  Sekolah Negeri bidang akademik di Jakarta Selatan
  • Mempertahankan kelulusan 100%
  • Diterima di PTN melalui SNMPTN 40% dan SBMPTN/Mandiri 30%
  • Pencitraan dan akuntabilitas publik baik
  • Akreditasi sekolah ‘A’ tetap dipertahankan

 

  1. Program Jangka Pendek (2014 -2015) (Rencana Operasional)
  2. Bidang Kurikulum

Program Rutin

  1. Struktur program kurikulum 45 jam per minggu
  2. Pembinaan kelas XI dan XII dilaksanakan oleh BK dan Wali Kelas setiap hari senin (jika tidak upacara)
  3. Pembinaan kelas X oleh BK terjadwal
  4. Kepanitiaan dimatrikulasi pada awal tahun dengan mengingat asas pemerataan disusun oleh tim perumus
  5. Try Out UN 4 kali dan US 2 kali dilaksanakan di semester genap
  6. Remedial materi dan remedial tes dilaksanakan fleksibel oleh guru
  7. Ulangan Terdiri dari Ulangan Harian, Ulangan Tengah Semester, Ulangan Akhir Semester
  8. Guru membuat penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri non terstruktur
  9. Menyediakan pusat data akademik beserta tenaga pengelolanya
  10. Menetapkan pelajaran muatan lokal Tourism of Jakarta (TOJ)
  11. Wali kelas menjadwalkan pertemuan dengan siswa untuk berkonsultasi
  12. Dibuat dan disempurnakan pedoman sekolah:
  13. Aturan kenaikan kelas dan penjurusan
  14. Aturan kelulusan/ketamatan
  15. Aturan mutasi siswa
  16. Aturan guru berprestasi
  17. Aturan pemberian penghargaan bagi guru dan siswa yang berprestasi
  18. Merevisi pedoman-pedoman sekolah yang ada apabila diperlukan
  19. Kegiatan yang sudah diagendakan tidak diubah di tengah jalan

 

Program Pengembangan

Target kelulusan tahun 2015 sebesar 100%

  1. Pendalaman Materi kelas XII dilaksanakan oleh sekolah setelah Ujian Nasional dalam rangka persiapan SBMPTN
  2. Kriteria Ketuntasan Minimal untuk MIPA sebesar 75%, IPS dan yang lainnya 78%.
  3. Pembuatan modul bahan ajar oleh masing-masing MGMP, minimal 1 modul persemester
  4. Publikasi sekolah melalui Web  dan menetapkan pengelolanya
  5. Membuat tim sukses OSN dengan target 5 siswa tingkat Kodya dan 2 siswa tingkat provinsi
  6. Membuat tim sukses LKIR dengan target 5 siswa tingkat Kodya dan 2 siswa tingkat provinsi dan 1 siswa tingkat Nasional
  7. Memperjelas tugas dari tim pengembang kurikulum
  8. Menambah petugas setara staf yang mengelola bidang IT dan pusat data kepegawaian

 

Program Pembinaan

  1. Aktivitas MGMP sekolah menargetkan suatu produk akademik, seperti: Modul, LKS, Bank Soal, Media Belajar dan sejenisnya minimal 1 produk per semester
  2. Pelatihan e –learning minimal 2 kali
  3. Pelatihan Karya Tulis Ilmiah tentang Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan target minimal 1 PTK pertahun tiap guru PNS
  4. Pelatihan Bahasa Inggris dan tes TOEFL untuk Guru
  5. Skor tes TOEFL untuk kelas X sebesar 400, XI sebesar 450 dan kelas XII sebesar 500.
  6. Pelatihan untuk meningkatkan kemampuan IT guru dan karyawan
  7. ESQ untuk guru dan karyawan
  8. Bekerjasama dengan pihak luar untuk mendukung program sekolah

 

  1. Bidang Kesiswaan

Program Rutin

  1. Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem On Line
  2. Pendataan jumlah siswa untuk tiap tingkatan
  3. Masa Orientasi Sekolah (MOS)
  4. Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS)
  5. Melaksanakan kegiatan Foto siswa kelas Xdan XII
  6. Menyusun dan menetapkan Pembina Ekstra Kurikuler
  7. Menyusun program kerja tiap Ekstra Kurikuler yang berjumlah 24
  8. Ekstra Kurikuler yang anggotanya kurang dari 10 dinonaktifkan
  9. Pembentukan Pengurus Majelis Perwakilan Kelas (MPK)
  10. Pembentukan Kepengurusan OSIS
  11. Pelantikan MPK, OSIS dan Seksi Ekstra Kurikluer
  12. Membuat Media OSIS (Mading dan atau Buletin)
  13. Hari Ulang Tahun Sekolah/ Pensi/NTJ Cup
  14. Peringatan hari besar Keagamaan
  15. Penanganan siswa bermasalah
  16. Penanganan siswa berprestasi non Akademik
  17. Penegakkan Tata Tertib Sekolah
  18. Rapat Pembina Ekstra kurikuler
  19. Koordinasi dengan Pembina OSIS
  20. Rapat-rapat kepanitiaan
  21. Rapat Penyusunan Program kerja
  1. Menyelenggaran Upacara pelepasan kelas XII
  2. Melaksanakan rapat-rapat dinas bidang Kesiwaan:
  1. Pengadaan Sarana dan prasarana Ekstra Kurikuler

 

Program Pengembangan

  1. Pelacakan alumni dan pembentukan pengurus ikatan alumni
  2. Sosialisasi tata tertib siswa melalui web sekolah
  3. Memasang standing banner seragam siswa
  4. Perekrutan Instruktur (pelatih) Ekstra kurikuler
  5. Pembina Ekstra Kurikuler mendampingi siswa dan pelaporannya
  6. Pencairan dana melalui Pelatih dengan diketahui Pembina
  7. Kegiatan Bulan Bahasa dengan lomba dan apresiasi seni
  8. Pengerahan pelajar ke luar sekolah atas permintaan dinas/depdiknas
  9. Demonstrasi Ekstra kurikuler pada siswa baru
  10. Pemilihan Abang dan None Buku
  11. Bhakti Sosial
  12. Kegiatan lomba pada peringatan hari Kemerdekaan RI

 

Program Pembinaan

  1. Menyelenggarakan seminar: Pencegahan HIV/AIDS, Narkoba, Motivasi Berprestasi, Character Building, Kedisiplinan dan Kesadaran Hukum
  2. Terjadual kegiatan pesantren ramadhan, Isra’ Mi’raj, Maulid Nabi, Zakat Fitrah, Qurban, Retreat, Paskah dan Natal
  3. Pemantauan pakaian seragam siswa dipertegas.
  1. Bidang Sarana dan Prasarana

Program Rutin

  1. Merawat sarana dan prasarana belajar sekolah/kelas
  2. Memperbaiki instalasi listrik
  3. Mengecat gedung sekolah dan kelas
  4. Melakukan renovasi  tempat Wudhu putri
  5. Mengadakan lomba kebersihan antar kelas 1 bulan sekali
  6. Mengadakan lomba kelas mata pelajaran setahun sekali
  7. Pemeliharaan AC disetiap ruang secara berkala
  8. Melengkapi ruang kelas dengan computer yang terkoneksi dengan internet
  9. Mengganti computer ruang BK lengkap dengan Printer dan terkoneksi dengan internet
  10. Menambah koleksi perpustakaan dengan buku-buku terbaru
  11. Memperbaiki Komputer yang rusak di laboratorium komputer

 

 

Program Pengembangan

  1. Menjadikan lingkungan sekolah bersih, sehat dan berwawasan lingkungan, target juara 1 tingkat Jakarta Selatan
  2. Menjalin kerjasama dengan masyarakat sekitar
  3. Menjadikan sekolah sebagai daerah Bebas Rokok
  4. Mengoptimalkan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS)
  5. Mengembangkan jenis tanaman yang beragam pada taman sekolah
  6. Membentuk kordinator penataan dan perawatan tanaman
  7. Memasang kipas angin di ruang kelas

 

Program Pembinaan

  1. Menggalakan gerakan hemat energi listrik dan air
  2. Menggalakan gerakan Jumat bersih pada setiap minggunya

 

Program Rutin

  1. Pelatihan/seminar MGMP yang kontinyu
  2. Wakil Kepala sekolah yang telah menjabat 2 periode supaya tidak dipilih lagi kalau perlu dibuatkan rambu-rambunya
  3. Meningkatkan kinerja guru dan pegawai
  4. Setiap kegiatan sekolah seperti kurikulum dan kesiswaan melibatkan pegawai Tata Usaha
  5. Perlunya ada teknisi khusus yang mengoperasikan perawatan computer dan peralatan laboratorium computer
  6. Piket kelas dipantau oleh guru kelas yang mengajar di jam terakhir

 

Program Pengembangan

  1. Menjalin kerjasama dengan Perguruan Tinggi
  2. Menjalin kerjasama dengan bimbingan belajar
  3. Memberikan kesempatan kepada semua guru secara bergilir mengikuti workshop/seminar yang dibiayai oleh sekolah
  4. Tenaga perpustakaan dan tenaga laboran harus memiliki sertifikat/keterangan sesuai dengan bidangnya
  5. Guru diarahkan untuk bersertifikat profesi

 

Program Pembinaan

  1. Mempromosikan guru berprestasi secara proporsional pada tiap tahun baik tingkat sekolah, kodya, propinsi dan nasional
  2. Tenaga perpustakaan dan laboran diberikan pelatihan
  3. Meningkatkan Kinerja pegawai Tata Usaha
  4. Meningkatkan suasana kekeluargaan dengan acara-acara bersama
  5. Kegiatan olah raga bersama
  6. Guru yang mencapai batas pensiun (60 th) dengan kesadaran dan ketulusan agar meletakan jabatan atau setidaknya sampai tahun ajaran berakhir bila yang bersangkutan bersedia dan disetujui atasan
  7. Pegawai TU (PNS/Honorer) yang telah mencapai batas usia pensiun (58 th)  dimohon dengan ketulusan dan kesadarannya untuk meletakan jabatan

 

 

 

BAB III

STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM

 

  1.  Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Satuan Pendidikan

Standar kompetensi Lulusan (SKL) SMAN 63 Jakarta mengacu kepada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) nomor 23 tahun 2006.  Pada jenjang SMA mencakup 23 poin sebagai berikut:

1. Berperilaku sesuai dengan ajaran agama yang dianut sesuai dengan   perkembangan remaja

  1. Mengembangkan diri secara optimal dengan memanfaatkan kelebihan diri serta memperbaiki kekurangannya

3. Menunjukkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab atas perilaku, perbuatan, dan pekerjaannya

  1. Berpartisipasi dalam penegakan aturan-aturan sosial

5. Menghargai keberagaman agama, bangsa, suku, ras, dan golongan sosial ekonomi dalam lingkup global

  1. Membangun dan menerapkan informasi dan pengetahuan secara logis, kritis,  kreatif, dan inovatif

7. Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif dalam pengambilan keputusan

8. Menunjukkan kemampuan mengembangkan budaya belajar untuk pemberdayaan diri

9. Menunjukkan sikap kompetitif dan sportif untuk mendapatkan hasil yang terbaik

10.Menunjukkan kemampuan menganalisis dan memecahkan masalah kompleks

11. Menunjukkan kemampuan menganalisis gejala alam dan sosial

12. Memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab

13. Berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara     secara demokratis dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia

14. Mengekspresikan diri melalui kegiatan seni dan budaya

15. Mengapresiasi karya seni dan budaya

16. Menghasilkan karya kreatif, baik individual maupun kelompok

17. Menjaga kesehatan dan keamanan diri, kebugaran jasmani, serta kebersihan  lingkungan

18. Berkomunikasi lisan dan tulisan secara efektif dan santun

19. Memahami hak dan kewajiban diri dan orang lain dalam pergaulan di masyarakat

20. Menghargai adanya perbedaan pendapat dan berempati terhadap orang lain

21. Menunjukkan keterampilan membaca dan menulis naskah secara sistematis dan estetis

22. Menunjukkan keterampilan menyimak, membaca, menulis, dan berbicara dalam bahasa Indonesia dan Inggris

23. Menguasai pengetahuan yang diperlukan untuk mengikuti pendidikan tinggi

 

  1. Standar Kompetensi Lulusan Kelompok Mata Pelajaran

SMA Negeri 63 Jakarta memuat kelompok mata pelajaran sebagai berikut ini:

  1. kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia;
  2. kelompok mata pelajaran kewarganegaraan   dan kepribadian;
  1. kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi;
  2. kelompok mata pelajaran estetika;
  3. kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan.

Masing-masing kelompok mata pelajaran tersebut di implementasikan dalam kegiatan pembelajaran pada setiap mata pelajaran secara menyeluruh. Dengan demikian, cakupan dari masing-masing kelompok itu dapat diwujudkan melalui mata pelajaran yang relevan. Cakupan setiap kelompok mata pelajaran adalah sebagai berikut:

SKL KELOMPOK MATA PELAJARAN

NO KELOMPOK MATA PELAJARAN CAKUPAN
Agama dan Akhlak Mulia Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. Akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti, atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama.
Kewarganegaraan dan Kepribadian Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dimaksudkan untuk peningkatan kesadaran dan wawasan peserta didik akan status, hak, dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta peningkatan kualitas dirinya sebagai manusia.Kesadaran dan wawasan termasuk wawasan kebangsaan, jiwa dan patriotisme bela negara, penghargaan terhadap hak-hak asasi manusia, kemajemukan bangsa, pelestarian lingkungan hidup, kesetaraan gender, demokrasi, tanggung jawab sosial, ketaatan pada hukum, ketaatan membayar pajak, dan sikap serta perilaku anti korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SMA dimaksudkan untuk memperoleh kompetensi lanjut ilmu pengetahuan dan teknologi serta membudayakan berpikir ilmiah secara kritis, kreatif dan mandiri.
Estetika Kelompok mata pelajaran estetika dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas, kemampuan mengekspresikan dan kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni. Kemampuan mengapresiasi dan mengekspresikan keindahan serta harmoni mencakup apresiasi dan ekspresi, baik dalam kehidupan individual sehingga mampu menikmati dan mensyukuri hidup, maupun dalam kehidupan kemasyarakatan sehingga mampu menciptakan kebersamaan yang harmonis.
Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan pada SMA dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta membudayakan sikap sportif, disiplin, kerja sama, dan hidup sehat.Budaya hidup sehat termasuk kesadaran, sikap, dan perilaku hidup sehat yang bersifat individual ataupun yang bersifat kolektif kemasyarakatan seperti keterbebasan dari perilaku seksual bebas, kecanduan narkoba, HIV/AIDS, demam berdarah, muntaber, dan penyakit lain yang potensial untuk mewabah.

       

  1. Standar Kompetensi Lulusan Mata Pelajaran

a. Pendidikan Agama Islam 

1. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan fungsi manusia sebagai khalifah, demokrasi serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

2. Meningkatkan keimanan kepada Allah sampai Qadha dan Qadar melalui pemahaman terhadap sifat dan Asmaul Husna.

3. Berperilaku terpuji seperti hasnuzzhan, taubat dan raja dan meninggalkan perilaku tercela seperti isyrof, tabzir dan fitnah.

4. Memahami sumber hukum Islam dan hukum taklifi serta menjelaskan hukum muamalah dan hukum keluarga dalam Islam.

5. Memahami sejarah Nabi Muhammad pada periode Mekkah dan periode Madinah serta perkembangan Islam di Indonsia dan di dunia.

 

b. Pendidikan Agama Kristen 

1. Mewujudkan nilai-nilai kristiani dalam pergaulan antar pribadi dan kehidupan social.

2. Merespon berbagai bentuk kehidupan modern, perkembangan budaya dan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan mengacu pada ajaran Kristen.

3. Bertanggung jawab sebagai orang Kristen dalam kehidupan gereja, masyarakat dan bangsa.

4. Menyampaikan berita damai dan menjadi pembawa damai sejahtera.

 

c. Pendidikan Agama Katolik

1. Peserta didik dapat menguraikan pemahaman tentang pribadinyasebagai pria dan wanita serta sebagai Citra Allah yang memiliki akal budi untuk berpikir kritis serta memiliki suara hati dan kehendak yang bebas untuk bertindak secara bertanggung jawab.

2. Peserta didik menguraikan pemahaman tentang pribadi Yesus Kristus yang diwartakan oleh Kitab Suci dan diajarkan oleh Gereja dan bagaimana upaya nyata meneladani dalam hidup sehari-hari.

3. Peserta didik dapat menguraikan pemahaman makna Gereja, fungsi dan sifat-sifatnya serta hubungannya dengan dunia dan bagaimana menghayati dalam hidup bergereja.

4. Peserta didik menguraikan fungsi Gereja yaitu melanjutkan perutusan Yesus untuk mewartakan Kerajaan Allah dan melibatkan diri dalam perutusan itu untuk memperjuangkan martabat dan hak asasi manusia dengan menegakkan nilai-nilai Kerajaan Allah, antara lain: keadilan, kejujuran dan keutuhan lingkungan hidup.

 

d. Pendidikan Agama Hindu 

  1. Memahami Atman sebagai sumber hidup, Hukum Karma dan Punarbhawa, dan ajaran Moksa sebagai tujuan tertinggi.
  2. Memahami sifat-sifat Tri Guna dan Dasa Mala, ajaran Tat Twam Asi, Catur Warna, Catur Asrama, dan Catur Purusartha.

3. Memahami tata cara persembahyangan, pelaksanaan Yadnya dalam kehidupan, dan perkawinan menurut Hindu (Wiwaha).

  1. Memahami pokok-pokok ajaran Weda (Weda Sruti dan Smerti) sebagai sumber hukum Hindu.
  2. Memahami struktur, hakikat dan pelestarian kesucian tempat suci.
  3. Memahami perhitungan hari-hari suci menurut Hindu.
  4. Memahami kepemimpinan menurut Niti Sastra dan hakekatnya.
  5. Memahami proses penciptaan dan pralaya alam semesta.

9. Memahami nilai-nilai budaya Dharma Gita, seni keagamaan Hindu dan sejarah perkembangan agama Hindu di India dan negara lainnya.

 

e. Pendidikan Agama Buddha 

  1. Beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Tri Ratna dengan mengetahui fungsi serta terefleksi dalam moralitas (sila), meditasi (samadhi), dan kebijaksanaan (panna).
  2. Memiliki kemampuan untuk memahami dan meyakini hukum alam.
  3. Membaca Paritta dan Dhammapada serta mengerti artinya.

4. Beribadah (kebaktian) dengan baik dan benar sesuai dengan tuntunan masing-masing aliran.

5. Meneladani sifat, sikap dan kepribadian Buddha, Bodhisattva, dan para siswa utama Buddha.

6. Memiliki kemampuan dasar berpikir logis, kritis, dan kreatif untuk memecahkan masalah.

  1. Memahami sejarah kehidupan Buddha Gotama.
  2. Memahami peran agama dalam kehidupan sehari-hari.

9. Memiliki bekal pengetahuan dan kemampuan untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

 

f. Pendidikan Kewarganegaraan (PKn)

  1. Memahami hakekat bangsa dan Negara Kesatuan Repubilik Indonesia
  2. Menganalisis sikap positif terhadap penegakan hukum, peradilan nasional, dan tindakan anti korupsi.

3. Menganalisis pola-pola dan partisipasi aktif dalam pemajuan, penghormatan serta penegakan HAM baik di Indonesia maupun di luar negeri.

  1. Menganalisis peran dan hak warganegara dan sistem pemerintahan NKRI.

5. Menganalisis budaya politik demokrasi, konstitusi , kedaulatan negara, keterbukaan dan keadilan di Indonesia.

  1. Mengevaluasi hubungan internasional dan sistem hukum internasional.

7. Mengevaluasi sikap berpolitik dan bermasyarakat madani sesuai dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

8. Menganalisis peran Indonesia dalam politik dan hubungan internasional, regional, dan kerja sama global lainnya.

9. Menganalisis sistem hukum internasional, timbulnya konflik internasional, dan mahkamah internasional.

 

g. Bahasa Indonesia Program IPA dan IPS

1. Mendengarkan

Memahami wacana lisan dalam kegiatan penyampaian berita, laporan, saran, berberita, pidato, wawancara, diskusi, seminar, dan pembacaan karya sastra berbentuk puisi, cerita rakyat, drama, cerpen, dan novel.

2. Berbicara

Menggunakan wacana lisan untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi dalam kegiatan berkenalan, diskusi, bercerita, presentasi hasil penelitian, serta mengomentari pembacaan puisi dan pementasan drama.

3. Membaca

Menggunakan berbagai jenis membaca untuk memahami wacana tulis teks nonsastra berbentuk grafik, tabel, artikel, tajuk rencana, teks pidato, serta teks sastra berbentuk puisi, hikayat, novel, biografi, puisi kontemporer, karya sastra berbagai angkatan dan sastra Melayu klasik.

4. Menulis

Menggunakan berbagai jenis wacana tulis untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi dalam bentuk teks narasi, deskripsi, eksposisi, argumentasi, teks pidato, proposal, surat dinas, surat dagang, rangkuman, ringkasan, notulen, laporan, resensi, karya ilmiah, dan berbagai karya sastra berbentuk puisi, cerpen, drama, kritik, dan esei.

 

 

h. Bahasa Inggris 

1. Mendengarkan

Memahami makna dalam wacana lisan interpersonal dan transaksional, secara formal maupun informal, dalam bentuk recount, narrative, procedure, descriptive, news item, report, analytical exposition, hortatory exposition, spoof, explanation, discussion, dan review, dalam konteks kehidupan sehari-hari.

2. Berbicara

Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana interpersonal dan transaksional, secara formal maupun informal, dalam bentuk recount, narrative, procedure, descriptive, news item, report, analytical exposition, hortatory exposition, spoof, explanation, discussion, dan review, dalam konteks kehidupan sehari-hari.

3. Membaca

Memahami makna dalam wacana tertulis interpersonal dan transaksional, secara formal maupun informal, dalam bentuk recount, narrative, procedure, descriptive, news item, report, analytical exposition, hortatory exposition, spoof, explanation, discussion, dan review, dalam konteks kehidupan sehari-hari.

4. Menulis

Mengungkapkan makna secara tertulis dalam wacana interpersonal dan transaksional, secara formal maupun informal, dalam bentuk recount, narrative, procedure, descriptive, news item, report, analytical exposition, hortatory exposition, spoof, explanation, discussion, dan review, dalam konteks kehidupan sehari-hari.

 

i. Matematika

Program IPA

1. Memahami pernyataan dalam matematika dan ingkarannya, menentukan nilai kebenaran pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor, serta menggunakan prinsip logika matematika dalam pemecahan masalah.

2. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan aturan pangkat, akar dan logaritma, fungsi aljabar sederhana, fungsi kuadrat, fungsi eksponen dan grafiknya, fungsi komposisi dan fungsi invers, persamaan dan pertidaksamaan kuadrat, persamaan lingkaran dan persamaan garis singgungnya, suku banyak, algoritma pembagian dan teorema sisa, program linear, matriks dan determinan, vektor, transformasi geometri dan komposisinya, barisan dan deret, serta menggunakannya dalam pemecahan masalah.

3. Menentukan kedudukan, jarak dan besar sudut yang melibatkan titik, garis dan bidang di ruang dimensi tiga serta menggunakannya dalam pemecahan masalah.

4. Memahami konsep perbandingan, fungsi, persamaan dan identitas trigonometri, rumus sinus dan kosinus jumlah dan selisih dua sudut, rumus jumlah dan selisih sinus dan kosinus, serta menggunakannya dalam pemecahan masalah.

5. Memahami limit fungsi aljabar dan fungsi trigonometri di suatu titik dan sifat-sifatnya, turunan fungsi, nilai ekstrem, integral tak tentu dan integral tentu fungsi aljabar dan trigonometri, serta menerapkannya dalam pemecahan masalah.

6. Memahami dan mengaplikasikan penyajian data dalam bentuk tabel, diagram, gambar, grafik, dan ogive, ukuran pemusatan, letak dan ukuran penyebaran, permutasi dan kombinasi, ruang sampel dan peluang kejadian dan menerapkannya dalam pemecahan masalah.

7. Memiliki sikap menghargai matematika dan kegunaannya dalam kehidupan

8. Memiliki kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis, dan kreatif, serta mempunyai kemampuan bekerjasama.

Program IPS

1. Memahami pernyataan dalam matematika dan ingkarannya, menentukan nilai kebenaran pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor, serta menggunakan prinsip logika matematika dalam pemecahan masalah yang berkaitan dengan pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor.

2. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan aturan pangkat, akar dan logaritma, fungsi aljabar sederhana, fungsi kuadrat dan grafiknya, persamaan dan pertidaksamaan kuadrat, komposisi dan invers fungsi, program linear, matriks dan determinan, vektor, transformasi geometri dan komposisinya, barisan dan deret, serta menggunakannya dalam pemecahan masalah.

3. Menentukan kedudukan, jarak dan besar sudut yang melibatkan titik, garis dan bidang di ruang dimensi tiga serta menggunakannya dalam pemecahan masalah.

4. Memahami konsep perbandingan, fungsi, persamaan dan identitas trigonometri serta menggunakannya dalam pemecahan masalah.

5. Memahami limit fungsi aljabar dan fungsi trigonometri di suatu titik dan sifat-sifatnya, turunan fungsi, nilai ekstrem, integral tak tentu dan integral tentu fungsi aljabar dan trigonometri, serta menerapkannya dalam pemecahan masalah.

6. Mengaplikasikan penyajian data dalam bentuk tabel, diagram, gambar, grafik, dan ogive, ukuran pemusatan, letak dan ukuran penyebaran, permutasi dan kombinasi, ruang sampel dan peluang kejadian, dalam pemecahan masalah.

7. Memiliki sikap menghargai matematika dan kegunaannya dalam kehidupan

8. Memiliki kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis dan kreatif, serta mempunyai kemampuan bekerjasama.

 

j. Fisika 

1. Melakukan percobaan, antara lain merumuskan masalah, mengajukan dan menguji hipotesis, menentukan variabel, merancang dan merakit instrumen, mengumpulkan, mengolah dan menafsirkan data, menarik kesimpulan, serta mengkomunikasikan hasil percobaan secara lisan dan tertulis.

2. Memahami prinsip-prinsip pengukuran dan melakukan pengukuran besaran fisika secara langsung dan tidak langsung secara cermat, teliti, dan obyektif.

3. Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik, kekekalan energi, impuls, dan momentum.

4. Mendeskripsikan prinsip dan konsep konservasi kalor sifat gas ideal, fluida dan perubahannya yang menyangkut hukum termodinamika serta penerapannya dalam mesin kalor.

5. Menerapkan konsep dan prinsip optik dan gelombang dalam berbagai penyelesaian masalah dan produk teknologi.

6. Menerapkan konsep dan prinsip kelistrikan dan kemagnetan dalam berbagai masalah dan produk teknologi.

 

k. Biologi 

1. Merumuskan masalah, mengajukan dan menguji hipotesis, menentukan variabel, merancang dan merakit instrumen, menggunakan berbagai peralatan untuk melakukan pengamatan dan pengukuran yang tepat dan teliti, mengumpulkan, mengolah, menafsirkan dan menyajikan data secara sistematis, dan menarik kesimpulan sesuai dengan bukti yang diperoleh, serta berkomunikasi ilmiah hasil percobaan secara lisan dan tertulis.

2. Memahami keanekaragaman hayati dan klasifikasinya, peranan keanekaragaman hayati bagi kehidupan dan upaya pelestariannya.

3. Menganalisis hubungan antar komponen ekosistem, perubahan materi dan energi, serta peranan manusia dalam keseimbangan ekosistem.

4. Memahami konsep sel dan jaringan, keterkaitan antara struktur dan fungsi organ, kelainan dan penyakit yang mungkin terjadi pada sistem organ, serta implikasinya pada sains, lingkungan, teknologi dan masyarakat.

5. Memahami faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan, proses metabolisme dan hereditas, evolusi dan implikasinya dengan sains, lingkungan, teknologi dan masyarakat.

6. Memahami prinsip-prinsip dasar bioteknologi serta implikasinya pada sains, lingkungan, teknologi dan masyarakat.

 

l. Kimia 

1. Melakukan percobaan, antara lain merumuskan masalah, mengajukan dan menguji hipotesis, menentukan variabel, merancang dan merakit instrumen, mengumpulkan, mengolah dan menafsirkan data, menarik kesimpulan, serta mengkomunikasikan hasil percobaan secara lisan dan tertulis.

2. Memahami hukum dasar dan penerapannya, cara perhitungan dan pengukuran, fenomena reaksi kimia yang terkait dengan kinetika, kesetimbangan, kekekalan masa dan kekekalan energy.

3. Memahami sifat berbagai larutan asam-basa, larutan koloid, larutan elektrolit-non elektrolit, termasuk cara pengukuran dan kegunaannya.

4. Memahami konsep reaksi oksidasi-reduksi dan elektrokimia serta penerapannya dalam fenomena pembentukan energi listrik, korosi logam, dan pemisahan bahan (elektrolisis).

5. Memahami struktur molekul dan reaksi senyawa organik yang meliputi benzena dan turunannya, lemak, karbohidrat, protein, dan polimer serta kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari.

 

m. Sejarah 

Kelas X

1. Memahami ruang lingkup ilmu sejarah.

2. Menggunakan prinsip-prinsip dasar penelitian sejarah.

3. Menganalisis masa pra-aksara dan masyarakat aksara pada masyrakat Indonesia.

4. Menganalisis kehidupan awal masyarakat di Indonesia meliputi peradaban awal, asal-usul dan persebaran manusia di wilayah nusantara/Indonesia.

Sejarah Program IPA

  1. Menganalisis perkembangan masa negara-negara tradisional yang meliputi masa Hindu-Buddha, Islam di Indonesia.

2. Membandingkan perkembangan masyarakat Indonesia masa penjajahan Hindia-Belanda dan Pemerintahan Pendudukan Jepang.

  1. Menganalisis proses kelahiran dan pertumbuhan nasionalisme di Indonesia.

4. Merenkonstruksi perkembangan masyarakat Indonesia sejak Proklamasi Kemerdekaan sampai dengan periode Demokrasi terpimpin.

5. Merekonstruksi pergantian pemerintahan masa awal kemerdekaan (1945-1955), Demokrasi terpimpin (1955-1967), ke masa pemerintahan Orde Baru (1967-1998) sampai periode Reforrmasi (sejak 1998 s/d sekarang).

  1. Merekonstruksi perkembangan masyarakat pada masa Orde Baru.

7. Menganalisis perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sesudah Perang Dunia II sampai dengan pertumbuhan teknologi mutahir.

 

 

Sejarah Program IPS

1. Menganalisis kehidupan awal, peradaban manusia Indonesia dan bangsa-bangsa lain di dunia, serta asal usul dan persebaran manusia di Indonesia

2. Menganalisis perkembangan bangsa Indonesia pada masa Negara tradisional, meliputi perkembangan budaya, agama, dan sistem pemerintahan masa Hindu-Buddha, masa Islam, proses interaksi antara tradisi lokal, Hindu-Buddha, dan Islam di Indonesia

3. Menganalisis kesejarahan masa kolonial Hindia Belanda (pengaruh Barat) meliputi perubahan ekonomi, demografi, sosial, serta politik dan masa kolonial Jepang yang meliputi perubahan sosial-ekonomi, politik.

4. Menganalisis pengaruh berbagai revolusi politik dan sosial di dunia (Revolusi Perancis, revolusi Amarika, revolusi Rusia) terhadap perubahan sosial, ekonomi, dan politik di Indonesia.

5. Menganalisis peristiwa sekitar Proklamasi 17 Agustus 1945, terbentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan lahirnya Undang-Undang Dasar 1945.

6. Menganalisis perkembangan masyarakat Indonesia mulai masa kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha, kerajaan-kerajaan Islam, permerintahan colonial Belanda, Inggris, Pemerintahan Pendudukan Jepang, meliputi politik (lahirnya gerakan pendidikan dan nasionalisme), cita-cita terbentuknya Negara merdeka dan sebagainya.

7. Menganalisis perjuangan dalam mempertahankan kemerdekaan dan persatuan NKRI darii ancaman disintegrasi bangsa, antara lain Peristiwa Madiun 1948, Pemnerontakan DI/TII, Peristiwa PERMESTA, Peristiwa Andi Azis, RMS, PRRI, dan Gerakan G-30-S/PKI.

8. Menganalisis perkembangan masyarakat Indonesia sejak Proklamasi sampai dengan masa Orde Baru, dan masa Reformasi, meliputi Masa Pemerintahan Demokrasi Terpimpin (Orde baru, 1945-1967), masa Demokrasi Pancasila (Orde Baru, 1967-1998), dan masa peralihan ke masa Reformasi(1998 –sekarang).

 

 

 

n. Geografi 

1. Memahami hakikat, objek, ruang lingkup, struktur, dan pendekatan Geografi.

2. Mempraktekkan keterampilan dasar peta dan memanfaatkannya dalam mengkaji geosfer.

3. Memahami pemanfaatan citra dan SIG sebagai wahana memvisualkan geosfer.

4. Menganalisis dinamika dan kecenderungan perubahan unsur-unsur geosfer serta dampaknya terhadap kehidupan di muka bumi.

5. Memahami pola dan aturan tata surya dan jagad raya dalam kaitannya dengan kehidupan di muka bumi.

6. Memahami sumber daya alam dan pemanfaatannya secara arif.

7. Menganalisis pemanfaatan dan pelestarian lingkungan hidup dalam kaitannya dengan pembangunan berkelanjutan.

8. Menganalisis konsep wilayah dan pewilayahan dalam kaitannya dengan perencanaan pembangunan wilayah, pedesaan dan perkotaan, serta negara maju dan berkembang.

 

o. Ekonomi 

1. Menganalisis permasalahan ekonomi dalam kaitannya dengan kebutuhan manusia dan sistem ekonomi.

2. Mendeskripsikan kegiatan ekonomi produsen, konsumen, permintaan, penawaran dan harga keseimbangan melalui mekanisme pasar.

3. Mendeskripsikan kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi dalam kaitannya dengan pendapatan nasional, konsumsi, tabungan dan investasi, uang dan perbankan.

4. Memahami pembangunan ekonomi suatu negara dalam kaitannya dengan ketenagakerjaan, APBN, pasar modal dan ekonomi terbuka.

  1. Menyusun siklus akuntansi perusahaan jasa dan perusahaan dagang.

6. Memahami fungsi-fungsi manajemen badan usaha, koperasi dan kewirausahaan.

 

 

p. Sosiologi 

1. Memahami sosiologi sebagai ilmu yang mengkaji hubungan masyarakat dan lingkungan.

2. Memahami proses interaksi sosial di dalam masyarakat dan norma yang mengatur hubungan tersebut serta kaitannya dengan dinamika kehidupan social.

3. Mengidentifikasi kegiatan bersosialisasi sebagai proses pembentukan kepribadian.

4. Mengidentifikasi berbagai perilaku menyimpang dan anti sosial dalam masyarakat.

5. Menganalisis hubungan antara struktur dan mobilitas sosial dalam kaitannya dengan konflik social.

6. Mendeskripsikan berbagai bentuk kelompok sosial dan perkembangannya dalam masyarakat yang multikutural.

7. Menjelaskan proses perubahan sosial pada masyarakat dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat.

8. Menjelaskan hakikat dan tipe-tipe lembaga sosial dan fungsinya dalam masyarakat.

9. Melakukan penelitian sosial secara sederhana dan mengkominukasikan hasilnya dalam tulisan dan lisan.

 

q. Seni Budaya 

Seni Musik

1. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik tradisional dan nontradisional dengan beragam teknik, media, dan materi musik daerah setempat.

2. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik tradisional dan nontradisional dengan beragam proses, teknik, prosedur, media, dan materi musik Nusantara.

3. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik tradisional dan nontradisional dengan beragam proses, teknik, prosedur, media, dan materi musik mancanegara (NonAsia).

 

Seni Rupa (Program IPA)

1. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni rupa terapan dengan memanfaatkan teknik dan corak daerah setempat dan Nusantara.

2. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni terapan dengan memanfaatkan teknik mistar dan proyeksi dengan mempertimbangkan fungsi dan corak seni rupa terapan Nusantara dan mancanegara.

3. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni rupa murni dan terapan (modern/ kontemporer) yang dikembangkan dari beragam unsur, corak dan teknik seni rupa Nusantara.

 

Seni Rupa (Program IPS) 

1. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni rupa terapan dengan memanfaatkan teknik dan corak daerah setempat dan Nusantara.

2. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni kriya dengan memanfaatkan teknik dan corak Nusantara dan mancanegara.

3. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni rupa murni dan terapan (modern/kontemporer) yang dikembangkan dari beragam unsur, corak dan teknik seni rupa Nusantara.

 

r. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 

1. Mempraktekkan keterampilan permainan dan olahraga dengan menggunakan peraturan.

  1. Mempraktekkan rangkaian senam lantai dan irama serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
  2. Mempraktekkan pengembangan mekanik sikap tubuh, kebugaran jasnani serta aktivitas lainnya.
  3. Mempraktekkan gerak ritmik yang meliputi senam pagi, senam aerobik, dan aktivitas lainnya.
  4. Mempraktekkan kegiatan dalam air seperti renang, permainan di air dan keselamatan di air.

6. Mempraktekkan kegiatan-kegiatn di luar kelas seperti melakukan perkemahan, penjelajahan alam sekitar, mendaki gunung, dan lain-lain.

7. Memahami budaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari seperti perawatan tubuh serta lingkungan yang sehat, mengenal berbagai penyakit dan cara mencegahnya serta menghindari narkoba dan HIV.

 

s. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

1. Memahami fungsi dan proses kerja berbagai peralatan teknologi informasi dan komunikasi yang ditopang oleh sikap cermat dan menghargai Hak Atas Kekayaan Intelektual.

2. Menggunakan perangkat pengolah kata, pengolah angka, pembuat grafis dan pembuat presentasi dengan variasi tabel, grafik, gambar dan diagram untuk menghasilkan informasi.

3. Memahami prinsip dasar Internet/intranet dan menggunakannya untuk memperoleh informasi, berkomunikasi dan bertukar informasi.

 

  1. Program Pilihan Bahasa Jepang

1. Mendengarkan Memahami makna dalam wacana lisan berbentuk paparan dan dialog sederhana tentang identitas diri, kehidupan sekolah, kehidupan keluarga, kehidupan sehari-hari, hobi, dan wisata.

 2. Berbicara

Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana berbentuk paparan dan dialog sederhana tentang identitas diri, kehidupan sekolah, kehidupan keluarga, kehidupan sehari-hari, hobi, dan wisata.

 3. Membaca

Memahami makna dalam wacana tertulis dengan huruf hiragana, katakana, dan kanji sederhana, berbentuk paparan dan dialog sederhana tentang identitas diri, kehidupan sekolah, kehidupan keluarga, kehidupan sehari-hari, hobi, dan wisata.

 4. Menulis

Mengungkapkan makna secara tertulis dengan huruf hiragana, katakana, dan kanji sederhana, dalam wacana berbentuk paparan dan dialog sederhana tentang identitas diri, kehidupan sekolah, kehidupan keluarga, kehidupan sehari-hari, hobi, dan wisata.

 

  1. Struktur Kurikulum

Penyusunan Struktur kurikulum didasarkan atas standar kompetensi lulusan dan standar kompetensi mata pelajaran yang telah ditetapkan oleh BSNP.

Sekolah atas persetujuan Komite Sekolah dan memperhatikan keterbatasan sarana belajar serta minat peserta didik, menetapkan pengelolaan kelas sebagai berikut ini.

  1. SMA Negeri 63 menerapkan sistem SKS paket. Peserta didik mengikuti

pembelajaran sesuai dengan yang telah diprogramkan dalam struktur kurikulum.

2. Jumlah rombongan belajar berjumlah 6 (enam) rombongan belajar pada masing-masing tingkatan kelas.

3. Kelas XII menerapkankurikulum 2006 yang terdiri atas:

–  Program Ilmu Pengetahuan Alam (2 rombongan belajar)

–  Program Ilmu Pengetahuan Sosial (4 rombongan belajar)

4. Kelas Xdan XI menerapkan kurikulum 2013 yang terdiri atas:

–  Program MIA (3 rombongan belajar)

–  Program IIS (3 rombongan belajar)

 

  1. Struktur Kurikulum Kelas X

1)   Kurikulum Kelas X terdiri atas:

– 15 mata pelajaran,

Kurikulum Kelas XI terdiri atas:

– 14 mata pelajaran,

2)  Pada Kelas X dan XI menggunakan struktur kurikulum 2013

3)   Alokasi waktu satu jam  pembelajaran adalah 45 menit.

4)  Untuk Mata pelajaran yang memuat 4 jam per minggu atau 3 jam perminggu diajarkan sekaligus, jam pelajaran tidak di penggal menjadi 2+2 atau 2+1

 

 

 

 

 

 

Struktur Kurikulum Kelas X SMA 63 Tahun Pelajaran 2014/2015
MATA PELAJARAN PEMINATAN/JUMLAH JAM PELAJARAN PERMINGGU
MATEMATIKA DAN ILMU ALAM ILMU-ILMU SOSIAL
Kelompok A ( Wajib)
  1. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
3 3
  1. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
2 2
  1. Bahasa Indonesia
4 4
  1. Matematika
4 4
  1. Sejarah Indonesia
2 2
  1. Bahasa Inggris
2 2+1(3)
Kelompok B ( Wajib)
  1. Seni Budaya *
2 2
  1. Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan *
3 3
  1. Prakarya dan Kewira Usahaan *
2 2
Kelompok C : Peminatan
Sains
10. Matematika 3
11. Biologi 3
12. Fisika 3+1(4)
13. Kimia 3+1(4)
Sosial
14. Geografi 3
  1. Sejarah
3
  1. Ekonomi
3+1(4)
  1. Sosiologi dan Antropologi
3
Mata Pelajaran Pilihan Lintas Minat
  1. Ekonomi
3
  1.  B. Inggris
3
  1. Biologi
3
  1. B. Jepang/B.Inggris
3
Pengembangan Diri
  1. BK
1 1
Jumlah 45 45

 

 

 

Struktur Kurikulum Kelas X1 SMA Tahun Pelajaran 2014/2015
MATA PELAJARAN PEMINATAN/JUMLAH JAM PELAJARAN PERMINGGU
MATEMATIKA DAN ILMU ALAM ILMU-ILMU SOSIAL
Kelompok A ( Wajib)
  1. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
3 3
  1. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
2 2
  1. Bahasa Indonesia
4 4
  1. Matematika
4 4
  1. Sejarah Indonesia
2 2
  1. Bahasa Inggris (2+2)
4 4
Kelompok B ( Wajib)
  1. Seni Budaya *
2 2
  1. Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan *
3 3
  1. Prakarya dan Kewira Usahaan *
2 2
Kelompok C : Peminatan
Sains
10. Matematika 4
11. Biologi 4
12. Fisika 4
13. Kimia 4+1
Sosial
14. Geografi 4
  1. Sejarah
4
  1. Ekonomi
4
  1. Sosiologi dan Antropologi
4
Mata Pelajaran Pilihan Lintas Minat
  1.  B. Inggris
4
  1. B. Jepang/B.Inggris
4
Pengembangan Diri
  1. BK
1 1
Jumlah 45 45

 

 

 

 

 

  1. Struktur Kurikulum Kelas XII

1)   Kurikulum Kelas XII Program IPA dan IPS, terdiri atas:

– 15 mata pelajaran,

– muatan lokal (Tourisme Of Jakarta)

– program pengembangan diri.

2)  Sekolah menambah alokasi waktu untuk mata pelajaran matematika, kimia,  fisika dan ekonomi.

3)   Alokasi waktu satu jam  pembelajaran adalah 45 menit.

Struktur Kurikulum KTSP Kelas XII SMA Tahun 2014/2015
Mata Pelajaran Alokasi Waktu Belajar Perminggu Alokasi Waktu Belajar Perminggu
Kelas XII IPA Kelas XII IPS
1 Pendidikan Agama 2 2
2 Pendidikan  Kewarganegaraan 2 2
3 Bahasa Indonesia 4 4
4 Bahasa Inggris 4 4
5 Matematika 6 6
JURUSAN IPA JURUSAN IPS
6 Fisika Sejarah 5 3
7 Kimia Geografi 6 3
8 Biologi Ekonomi 4 6
9 Sejarah Sosiologi 1 4
10 Seni Budaya 2 2
11 Penjas Orkes 2 2
12 TIK 2 2
13 Bahasa Jepang 2 2
14 TOJ (Mulok) 2 2
15 Pengembangan Diri 1 1
Jumlah 45 45

 

  E. Muatan Kurikulum

Muatan Kurikulum SMA Negeri 63 Jakarta meliputi sejumlah mata pelajaran yang keluasan dan kedalamannya sesuai dengan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar yang ditetapkan oleh BSNP, dan muatan lokal yang dikembangkan oleh sekolah serta kegiatan pengembangan diri.

 

  1. Muatan Mata Pelajaran Wajib dan Pilihan

Mata pelajaran terdiri dari mata pelajaran wajib dan mata pelajaran pilihan sebagai berikut:

a. Mata Pelajaran wajib: Pendidikan Agama, Pendidikan Kewarganegaraan,

Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Biologi, Kimia, Fisika,

Sejarah, Ekonomi, Geografi, Sosiologi, Penjasmani, Seni & Budaya, dan

Teknologi Informasi Komunikasi.

  1. Mata Pelajaran pilihan:

Bahasa Jepang (pilihan mata pelajaran ini dimungkinkan dengan adanya sumber daya manusia yang memadai dan kehidupan masyarakatnya yang menunjang program  pembelajaran tersebut) .

Pembelajaran setiap mata pelajaran dilaksanakan dalam suasana yang saling menerima dan menghargai, akrab, terbuka, dan hangat antara peserta didik dan pendidik.

 

Metode pembelajaran diarahkan berpusat pada peserta didik. Guru sebagai fasilitator mendorong peserta didik agar mampu belajar secara aktif, baik fisik maupun mental. Selain itu, dalam pencapaian setiap kompetensi pada masing-masing mata pelajaran diberikan secara kontekstual dengan memperhatikan perkembangan kekinian dari berbagai aspek kehidupan.

 

  1. Muatan Lokal
    1. Latar Belakang

Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah, yang materinya tidak sesuai menjadi bagian dari mata pelajaran lain dan atau terlalu banyak sehingga harus menjadi mata pelajaran tersendiri. Substansi muatan lokal ditentukan oleh satuan pendidikan, tidak terbatas pada mata pelajaran keterampilan. Muatan lokal merupakan mata pelajaran, sehingga satuan pendidikan harus mengembangkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar untuk setiap jenis muatan lokal yang diselenggarakan. Satuan pendidikan dapat menyelenggarakan satu mata pelajaran muatan lokal setiap semester. Ini berarti bahwa dalam satu tahun satuan pendidikan dapat menyelenggarakan dua mata pelajaran muatan lokal

Dengan mengacu pada substansi yang ada SMA Negeri 63 Jakarta memberikan muatan lokal berdasarkan kebutuhan dan budaya daerah yaitu memberikan wawasan dan keterampilan yang utuh terhadap penguasaan Pengenalan Kota Jakarta dalam Bahasa Inggris (Tourism Of Jakarta) sesuai kebutuhan  peserta didik dan tuntutan masyarakat lokal, nasional maupun global.

Muatan lokal yang dikembangkan di SMA Negeri 63 Jakarta adalah pemenuhan kebutuhan peserta didik akan keterampilan pemanfaatan Tourism Of Jakarta berkaitan dengan kepariwisataan dalam menyongsong tantangan informasi dan kepariwisataan global yang  meliputi kepariwisataan dan tempat-tempat wisata di Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta :

  1.  Tujuan

Pembelajaran muatan lokal Tourisme of Jakarta bertujuan untuk membekali peserta didik agar memiliki kompetensi sebagai guide wisata di DKI Jakarta dan dapat memberikan layanan yang terbaik kepada para turis khusunya turis manca negara dengan bahasa pengantar bahasa Inggris.

 

  1.  Ruang Lingkup

Pembelajaran muatan lokal Tourisme of Jakarta meliputi pembelajaran In door (di dalam kelas) dan out door (di luar kelas).  Cakupan pembelajaran

1) Pengenalan objek wisata di DKI Jakarta

2) Pengenalan Infra struktur dan supra struktur wisata di Jakarta

3) Unit Agent, travel, reservasi, hotel, dan restoran di Jakarta

4) Studi lapangan di Monas, Kota Tua, dan Pulau Seribu

 

 

 

  1.  Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar
 Muatan Lokal   Standar Kompetensi  Kompetensi Dasar
 English Conversation(Tourism Of Jakarta)

 

Mengungkapkan bahasa secara lisan dalam wacana dialog sederhana tentang identitas diri, kehidupan sekolah, kehidupan keluarga, kehidupan sehari-hari, hobi, dan wisata. Menerapkan percakapan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

 

  1. Arah Pengembangan

Arah pengembangan muatan lokal Tourisme of Jakarta adalah mendukung program Pemda DKI Jakarta dalam bidang Pariwisata dengan semboyan “Enjoy Jakarta,” sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Indonesia.

 

  1. Muatan Kegiatan Pengembangan Diri

Pengembangan diri diarahkan untuk pengembangan karakter peserta didik yang ditujukan untuk mengatasi persoalan dirinya, persoalan masyarakat di lingkungan sekitarnya, dan persoalan kebangsaan.

Sekolah memfasilitasi kegiatan pengembangan diri baik didalam kelas (intrakurikuler) maupun dilaksanakan  diluar kelas (ektrakurikuler) seperti berikut ini:

  1. Pengembangan diri yang dilaksanakan di dalam kelas (intrakurikuler) dengan alokasi waktu 2 jam tatap muka, di bimbing oleh guru Bimbingan Konseling, mencakup hal-hal yang berkenaan dengan pribadi, kemasyarakatan, belajar, dan karier peserta didik.
  2. Pengembangan diri  dapat dilaksanakan di luar kelas (ekstrakurikuler)  diasuh oleh guru pembina.  Setiap peserta didik diberikan kesempatan untuk memilih jenis ekstrakurikuler yang ada di SMAN 63 Jakarta.  Segala Aktivitas peserta didik berkenaan dengan kegiatan ekstrakurikuler dibawah pembinaan dan pengawasan guru pembina yang telah ditugasi oleh Kepala Sekolah.

Jadwal dan Pembina Ekstrakurikuler

Jenis Ekstrakurikuler Hari Waktu Tempat Nama Pembina
1 Rohani Islam (ROHIS) Sabtu 09.00 – 14.00 Mussholla Drs. Amiri
2 Marawis Rabu 16.00 – 18.00 Mussholla Syamsudin, S.Th.I
3 Rohani Kristen (ROHKRIS) Jumat 11.00 – 12.35 Audiovisual Oslan Hutahaean, S.Th.
4 Paskibra Sabtu 7.30 – 10.00 Lapangan S.W. Nuringsih, S.Pd.
5 Paduan suara dan Sendratari Sabtu 15.00 – 17.00 Kelas Sri Supeni, S.Pd.
Rabu 14.30 – 17.30 Kelas Hairan, S.Pd.
6 Teater/Mading. Fotografi Sabtu 11.00 – 13.00 Kelas Muchtadi, S.Pd./Adi Triantoro, S.Kom
7 Jujitsu/Taekwondo/Pencak Silat Sabtu/Minggu 11.00 – 13.00 Lapangan Erwan Rohadi, S.Pd.
8 Futsal/Sepak Bola sabtu 11.00 – 13.00 Lapangan Suharno, S.Pd., M.Pd.
9 Volly/Basket Rrabu 15.00 – 16.00 Lapangan Suprapto, S.Pd.
10 KIR IPA/IPS Rabu 15.00 – 16.00 Kelas Dra. Lilik Herlina
11 Kasidah/Keputrian Sabtu 8.00 – 10.00 Mushollah Dra. Hj. Yana Agustina
12 English club Selasa 15.00 – 16.00 Kelas Hoffiah, S.Pd.
Sabtu 10.00 – 12.00 Kelas Yessy Efianti, S.Pd.
13 Pramuka Sabtu 09.00 – 11.00 Lapangan dan Kelas Drs. Suharto, MM, dan Susilawati, S.Pd.

 

 

 

  1. Beban Belajar

Beban belajar yang diatur di SMA Negeri 63 Jakarta dengan menggunakan Sistem Paket yaitu sistem penyelenggaraan program pendidikan yang peserta didiknya diwajibkan mengikuti seluruh program pembelajaran dan beban belajar yang sudah ditetapkan untuk setiap kelas sesuai dengan struktur kurikulum yang berlaku pada SMA Negeri 63 Jakarta. Beban belajar setiap mata pelajaran pada Sistem Paket  dinyatakan dalam  satuan jam pembelajaran.

Beban belajar dirumuskan dalam bentuk satuan waktu yang dibutuhkan oleh peserta didik untuk mengikuti program pembelajaran melalui sistem tatap muka, penugasan terstruktur, dan kegiatan mandiri tidak terstruktur. Semua itu dimaksudkan untuk mencapai standar kompetensi lulusan dengan memperhatikan tingkat perkembangan peserta didik.

Kegiatan tatap muka adalah kegiatan pembelajaran yang berupa proses interaksi antara peserta didik dengan pendidik. Beban belajar kegiatan tatap muka per jam pembelajaran di SMA Negeri 63 Jakarta berlangsung selama 45 menit.

Jumlah Jam Tatap muka yang tercantum dalam struktur kurikulum sekolah adalah sebagai berikut:

Beban Belajar Peserta Didik

Kelas Satu jam tatap muka (menit) Jumlah jam pembela-jaran Per minggu Minggu Efektif per tahun ajaran Waktu pembelajaran per tahun Jumlah jam per tahun (@60 menit)
X  s.d. XII 45 45 36 1620 jam pel 1215 jam

 

Pemanfaatan alokasi waktu kegiatan terstruktur dan tidak terstruktur sebanyak maksimum 60 % dari jumlah alokasi waktu tatap muka per mata pelajaran disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing mata pelajaran. Alokasi waktu dimaksud, digunakan untuk peleksanaan remedial dan pendalaman/pengayaan materi.

 

 

 

  1. Kriteria Ketuntasan Minimal  (KKM)

SMA Negeri 63 Jakarta menentukan kriteria ketuntasan minimal dengan mempertimbangkan tingkat kemampuan rata-rata peserta didik, kompleksitas kompetensi, serta kemampuan sumber daya pendukung dalam penyelenggaraan pembelajaran. Kriteria ketuntasan minimal mata pelajaran sebagai berikut :

Kelas X

Mata Pelajaran

Kriteria Ketuntasan Minimal
Pengetahuan Keterampilan Sikap
  1. Pendidikan Agama Islam
2,66 2,66 B
  1. Pendidikan Agama Kristen
2,66 2,66 B
  1. Pendidikan Kewarganegaraan
2,66 2,66 B
  1. Bahasa  Indonesia
2,66 2,66 B
  1. Bahasa Inggris
2,66 2,66 B
  1. Matematika (Wajib & Minat)
2,66 2,66 B
  1. Fisika
2,66 2,66 B
7.   Biologi 2,66 2,66 B
8.   Kimia 2,66 2,66 B
9.   Sejarah 2,66 2,66 B
  1. Geografi
2,66 2,66 B
  1. Ekonomi
2,66 2,66 B
  1. Sosiologi
2,66 2,66 B
  1. Seni Budaya
2,66 2,66 B
  1. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
2,66 2,66 B
15. Prakarya 2,66 2,66 B
16. Bahasa Jepang 2,66 2,66 B

 

 

 

                           

Kelas XI

Mata Pelajaran

Kriteria Ketuntasan Minimal
Pengetahuan Keterampilan Sikap
  1. Pendidikan Agama Islam
2,66 2,66 B
  1. Pendidikan Agama Kristen
2,66 2,66 B
  1. Pendidikan Kewarganegaraan
2,66 2,66 B
  1. Bahasa  Indonesia
2,66 2,66 B
  1. Bahasa Inggris
2,66 2,66 B
  1. Matematika (Wajib & Minat)
2,66 2,66 B
  1. Fisika
2,66 2,66 B
7.   Biologi 2,66 2,66 B
8.   Kimia 2,66 2,66 B
9.   Sejarah 2,66 2,66 B
  1. Geografi
2,66 2,66 B
  1. Ekonomi
2,66 2,66 B
  1. Sosiologi
2,66 2,66 B
  1. Seni Budaya
2,66 2,66 B
  1. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
2,66 2,66 B
15. Prakarya 2,66 2,66 B
16. Bahasa Jepang 2,66 2,66 B

 

Program Ilmu Alam

Mata Pelajaran

Kriteria ketuntasan minimal
Kelas XII
PPK Praktik Sikap
  1. Pendidikan Agama Islam
78 78 B
  1. Pendidikan Agama Kristen
78 78 B
  1. Pendidikan Kewarganegaraan
78 78 B
  1. Bahasa Indonesia
78 78 B
  1. Bahasa Inggris
78 78 B
  1. Matematika
76 76 B
  1. Fisika
76 76 B
  1. Kimia
76 76 B
  1. Biologi
76 76 B
  1. Sejarah
78 78 B
  1. Seni Budaya
78 78 B
  1. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
78 78 B
  1. Teknologi Informasi dan Komunikasi
78 78 B
  1. Bahasa Jepang
78 78 B
Muatan Lokal :TOJ 78 78 B
Pengembangan Diri B

 

 

                              Program Ilmu Sosial

Mata Pelajaran

Kriteria ketuntasan minimal
Kelas XII Kelas XII
PPK Praktik Sikap
  1. Pendidikan Agama Islam
78 78 B
  1. Pendidikan Agama Kristen
78 78 B
  1. Pendidikan Kewarganegaraan
78 78 B
  1. Bahasa Indonesia
78 78 B
  1. Bahasa Inggris
78 78 B
  1. Matematika
76 76 B
  1. Sejarah
78 78 B
  1. Geografi
78 78 B
  1. Ekonomi
78 78 B
  1. Sosiologi
78 78 B
  1. Seni Budaya
78 78 B
  1. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
78 78 B
  1. Teknologi Informasi dan Komunikasi
78 78 B
  1. Bahasa Jepang
78 78 B
15. Muatan Lokal :TOJ 78 78 B
Pengembangan Diri B

 

Dari data yang ada SMA Negeri 63 Jakarta  meningkatkan kriteria ketuntasan belajar secara bertahap dan terus menerus untuk mencapai kriteria ketuntasan ideal.

  1. Kenaikan Kelas, Penjurusan, Kelulusan dan Mutasi

      a.  Kenaikan Kelas

Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun ajaran. Kriteria kenaikan kelas diatur sebagai berikut :

  1. Peserta didik harus menyelesaikan seluruh program pembelajaran di kelas yang bersangkutan
  2. Peserta didik dinyatakan tidak naik ke kelas XI, apabila yang bersangkutan tidak mencapai ketuntasan belajar minimal, lebih dari 3 (tiga) mata pelajaran.
  3. Peserta didik dinyatakan  tidak naik ke kelas  XII, apabila yang bersangkutan tidak mencapai kriteria ketuntasan  minimal, lebih dari 3 (tiga) mata pelajaran yang bukan mata pelajaran ciri khas program studi.
  4. Peserta didik memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir tahun pelajaran untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan

 

  1. Penjurusan

a) Sesuai kesepakatan Sekolah dengan Komite Sekolah serta dengan   memperhatikan keadaan sarana dan prasaran yang tersedia di sekolah, maka sekolah menetapkan hanya ada 2 (dua) jurusan yang diprogramkan, yaitu jurusan Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Pengetahuan Sosial.

 

b)  Waktu penjurusan

Untuk Kurikulum KTSP

1)  Penentuan penjurusan program studi Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Sosial dan Bahasa dilakukan  akhir semester 2 kelas X.

2)    Pelaksanaan penjurusan  di semester 1 kelas XI.

Untuk Kurikulum 2013

Penjurusan dilakukan di kelas X, dengan mempertimbangkan nilai-nilai

1)   Nilai Ujian Nasional SMP

2)   Nilai Tes Potensi Akademik   Mata Pelajaran

Matematika, B. Indonesia, B. Ingrris, IPA, IPS

 

c)   Kriteria penjurusan  Pada Kurikulum KTSP

1)   Peserta didik yang bersangkutan naik ke kelas XI

2)  Peserta didik dinyatakan masuk jurusan Ilmu Pengetahuan  Alam, apabila yang bersangkutan  berminat ke jurusan Ilmu Alam dan nilai matapelajaran yang menjadi ciri khas jurusan ilmu alam ( matematika, fisika, kimia dan biologi) mencapai katagori tuntas.

3)  Peserta didik dinyatakan masuk jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial, apabila yang bersangkutan berminat ke jurusan Ilmu Sosial dan nilai mata pelajaran yang menjadi ciri khas jurusan Ilmu Sosial ( ekonomi, geografi, sejarah dan sosiologi) mencapai katagori tuntas.

 

d)   Lintas Minat peserta didik (untuk Kurikulum 2013)

Untuk mengetahui Lintas minat peserta didik dapat dilakukan melalui angket/kuesioner dan wawancara yang dilakukan oleh guru BK dan wali kelas, atau cara lain yang dapat digunakan untuk mendeteksi Lintas minat

 

e)    Batas waktu untuk pindah program studi paling lambat 2 (dua) Minggu dengan memperhatikan point   c   dan   d   di atas.

 

 

  1. Kelulusan

ATURAN KELULUSAN

SMAN 63 JAKARTA TAHUN PELAJARAN 2014/2015

(BERDASARKAN POS UN 2014)

 

 

KELULUSAN DARI SATUAN PENDIDIKAN

 

Kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan ditentukan oleh satuan pendidikan berdasarkan rapat Dewan Guru dengan menggunakan kriteria sebagai berikut :

  1. Menyelesaikan  seluruh program pembelajaran
  2. Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran
  3. Lulus Ujian Sekolah (US)
  4. Lulus Ujian Nasional (UN)

 

 

 

KELULUSAN UJIAN NASIONAL

 

  1. Peserta didik dinyatakan lulus Ujian Sekolah SMA apabila peserta didik telah memenuhi kriteria kelulusan yang ditetapkan oleh satuan pendidikan berdasarkan perolehan Nilai Sekolah
  2. Nilai Sekolah sebagaimana dimaksud pada nomor 1 diperoleh dari :

a.    Gabungan antara nilai Ujian Sekolah  dan Rata-rata Nilai rapor semester 3, 4, dan 5 dengan pembobotan   30 % Nilai US  dan 70% Nilai Rata-rata Rapor

b.    Nilai Sekolah yang dikirimkan ke pelaksana UN Tingkat Pusat harus diverifikasi oleh Pelaksana UN di Tingkat Kabupaten/Kota dan Tingkat Provinsi, dan tidak dapat diubah setelah diterima oleh Pelaksana UN Pusat

  1. Kelulusan peserta didik dari UN ditentukan berdasarkan Nilai Akhir (NA)
  2. NA sebagaimana dimaksud pada butir nomor 3 diperoleh dari gabungan nilai Sekolah dari mata pelajaran yang diujikan secara nasional dengan Nilai UN, dengan pembobotan   40% untuk Nilai Sekolah dari mata pelajaran yang diujikan secara nasional dan 60% untuk Nilai UN
  3. Pembulatan nilai gabungan dari Nilai Sekolah dan Nilai Rapor dinyatakan  dalam bentuk dua desimal, apabila desimal ketiga  maka dibulatkan keatas
  4. Pembulatan Nilai Akhir dinyatakan dalam bentuk satu desimal, apabila desimal kedua  maka dibulatkan keatas
  5. Peserta didik dinyatakan lulus UN apabila memiliki rata-rata Nilai Akhir(NA)  dari seluruh mata pelajaran yang diujikan mencapai paling rendah 5,5 (lima koma lima), dan NA setiap mata pelajaran paling rendah 4,0 (empat koma nol)
  6. Kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan ditetapkan oleh satuan pendidikan melalui rapat dewan guru berdasarkan kriteria kelulusan  dari satuan pendidikan tersebut

Peserta didik dinyatakan lulus Sekolah, apabila yang bersangkutan memenuhi ketentuan yang ditentukan sebagai berikut:

  • memiliki rapor kelas X, XI, dan XII
  • mengikuti ujian praktek dan teori
  • dan selanjutnya peserta UN dinyatakan lulus jika memenuhi standar kelulusan UN Sbb :
  1. Memiliki nilai rata-rata minimal 5,00 untuk seluruh mata pelajaran   yang diajarkan,dengan  tidak ada nilai dibawah 4,25   atau
  2. Memiliki nilai minimal 4,00 pada salah satu mata pelajaran dengan nilai dua mata pelajaran lainnya minimal 6,00

 

Ketentuan mengenai penilaian akhir dan ujian sekolah yang diatur lebih lanjut dengan peraturan Menteri dan prosedur operasi standar ( POS ) tentang Ujian Nasional yang berlaku dalam tahun pelajaran 2014/2015 yang dikeluarkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).

 

  1. Mutasi

SMA Negeri 63 Jakarta menentukan persyaratan pindah / mutasi peserta didik sesuai dengan prinsip manajemen berbasis sekolah, melalui suatu mekanisme yang obyektif dan transparan antara lain mencakup hal-hal sebagai berikut:

  1. Memenuhi persyaratan yang ditentukan
  1. Surat permohonan orang tua yang bersangkutan
  2. Memiliki Laporan Hasil belajar ( Rapor ) dengan nilai lengkap dari sekolah asal
  3. Memilki Ijazah Sekolah Menengah Pertama/sederajat.
  4. Memiliki surat tanda lulus dengan nilai yang tidak lebih rendah dari nilai minimal ( PSB pada tahunnya )
  5. Memiliki surat pindah dari sekolah asal yang diketahui oleh pengawas dengan dilampirkan daftar 8355 (status peserta didik)
    1. Menyesuaikan bentuk laporan hasil belajar (LHBS) dari sekolah asal sesuai dengan bentuk raport yang digunakan di sekolah tujuan
    2. Mengikuti seleksi masuk dengan tes sesuai program yang diminati dan hasilnya diumumkan secara terbuka.

 

  1. Pendidikan Kecakapan Hidup

SMA Negeri 63 Jakarta memberikan pendidikan kecakapan hidup, yang mencakup kecakapan pribadi, kecakapan sosial, kecakapan akademik dan kecakapan vokasional, secara terpadu dan merupakan bagian integral dari pendidikan semua mata pelajaran, muatan lokal dan pengembangan diri.

 

  1. Keunggulan Lokal dan Global

Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global terintegrasi dalam mata pelajaran teknologi informasi dan komunikasi yang mengembangkan pendidikan berbasis virtual yang dapat diakses oleh peserta didik di lingkungan sekolah.

    

K. Silabus Mata Pelajaran

Silabus Mata pelajaran menjadi lampiran yang tak terpisahkan dari Kurikulum SMA Negeri 63 Jakarta tahun 2014/2015.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB V

KALENDER PENDIDIKAN  TAHUN 2014 -2015

JADWAL KEGIATAN  SEMESTER 1 (GANJIL)

No Tanggal Keterangan
No Tanggal Keterangan
1 Juli – Desember 2014  Pembinaan Imtaq dan budaya 3S
2 2-5 juni 2014 Tim Akreditasi
3 6 Juni – 12 Juli 2014 PPDB
4 14 Juli 2014 Hari Pertama masuk sekolah
5 14 -16 Juli 2014 Pelaksanaan Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPDB)
6 17 -19 Juli 2014 Pesantren Ramadhan
7 21 Juli – 1 Agustus 2014 Libur Sebelum dan Sesudah Hari Raya Idul Fitri 1435 H
8 4 Agustus 2014 Halal bi halal
9 4 Agustus – 20 Desember 2014 Kegiatan rutin pembinaan ekskul
10 7-8  Agustus 2014 Latihan Dasar Kepemimpinan (LDKS)
11 11 Agustus 2014 Pembuatan Foto dan Kartu Pelajar Kelas X
12 11-13 Agustus 2014 Pemilihan MPK dan Balon Osis
13 14 Agustus 2014 Pemilihan Pengurus Osis 2014-2015
14 15 Agustus 2014 Psikotes kelas X
15 17 Agustus 2014 Mengikuti Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke-68 dan Pelantikan MPK dan Osis
16 18 Agustus 2014 Rapat Pembina dan Pelatih Ekskul
17 22-23 Agustus 2014 Caraka Malam (Pramuka)
18 22 dan 29 Agustus 2014 Sosialisasi Pendidikan dengan Orang Tua  Peserta Didik kelas X, XI
19 29 Agustus 2014 Penilaian Kebersihan Kelas dan Pelaksanaan 7K
20 29 Agustus 2014 Pelantikan Anggota Ekskul
21 30 Agustus 2014 Test Toefl
22 1-30 September 2014 Pembinaan OSN Kelas X, XI
23 5 September 2014 Sosialisasi Pendidikan dengan Orang Tua  Peserta Didik kelas XII
24 15-19 September 2014 Pekan Ulangan Harian
25 26 September 2014 Penilaian Kebersihan Kelas dan Pelaksanaan 7K
26 26-28 September 2014 Kegiatan Retreat bagi siswa yang beragama Kristen
27 5  Oktober  2014 Pelaksanaan Qurban di sekolah (Hari raya Idul  Adha)
28 3 dan 4 Oktober 2014 Penyusunan perangkat soal UTS
29 5-8 Oktober 2014 Persiapan UTS ganjil
30 13-17 Oktober 2014 Ujian Tengah Semester Ganjil
31 20 – 24 Oktober  2014 KBM, Remedial Teaching, Remedial Test, dan Pengayaan
32 24-26 Oktober 2014 Latihan Kepemimpinan dan Manajemen Pramuka Penegak
33 25 Oktober  2014 Libur Umum ( Tahun Baru Hijriah 1 Muharam  1436H )
34 25 – 30 Oktober  2014  Loketa tingkat sekolah dalam rangka peringatan 1 Muharam 1436H
35 26-27 Oktober 2014 Lomba-lomba dalam rangka bulan bahasa
36 27-29 Oktober 2014 Pencetakan hasil belajar UTS
37 28 Oktober 2014 Mengikuti Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda
38 30 Oktober 2014 Penilaian Kebersihan Kelas dan Pelaksanaan 7K
39 31 Oktober 2014 Pembagian Laporan Hasi Belajar Tengah Semester Ganjil
40 7-8 Nopember 2014 Pelantikan Anggota Pramuka
41 10 Nopember 2014 Mengikuti Upacara Peringatan Hari Pahlawan
42 20-Nop-14 Penilaian Kebersihan Kelas dan Pelaksanaan 7K
43 25 Nopember 2014 Mengikuti Upacara Peringatan Hari Guru dan Lomba-lomba
44 14,15 Nopember 2014 Penyusunan perangkat soal UAS
45 17-21 Nopember 2014 Persiapan UAS ganjil
46 24-28 Nopember 2014 Ulangan Semester Ganjil
47 1- 5 Desember 2014 Remedial Teaching, Remedial Test, dan Pengayaan
48 3-5 Desember 2015 Persiapan TO UN
49 8 – 10 Desember 2014 Kelas XII TO UN
50 15- 18 Desember 2014 Proses pencetakan Raport, Verifikasi Raport, Tanda tangan Raport
51 11 – 12  Desember 2014 Class Meeting semester ganjil
52 8,9,10dan 15,16,17 desember 2014 Penyusunan modul pendalaman materi dalam rangka persiapan SBMPTN
53 13 Desember 2014 Perayaan Natal SMAN 63 Jakarta
54 Nop –  Des 2014 NTJ CUP 7 dan Pentas Seni
55 19 Desember 2014 Penyerahan Laporan Hasil Belajar Siswa Semester Ganjil TP 2014/2015
56 25 Desember 2014 Libur Umum ( Hari Raya Natal )
57 22 Des 2014- 2 Jan 2015 Libur Akhir Semester Ganjil

 

JADWAL KEGIATAN  SEMESTER 2 (GENAP)

No Tanggal Keterangan
No Tanggal Keterangan
1 Januari – Juni 2015  Pembinaan Imtaq dan budaya 3S
2 5  Januari 2015 Awal Semester Genap 2015
3 8 Januari 2015 Seminar MPK dan OSIS Materi: Hak dan perlindungan Anak dan penanggulangan HIV
4 9 Januari 2015 Rapat Panitia Ujian Praktek dan  Ujian Sekolah
5 13 Januari 2015 Donor Darah
6 14 Januari 2015 Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1436 H
7 15 Januari 2015 Rapat Koordinasi Pembina dan Pelatih Ekskul
8 9,10 Januari 2015 Penyusunan Soal-soal TO Ujian Sekolah
9 16,17 Januari 2016 Penyusunan Soal-soal Ujian Sekolah  dan Ujian Praktik
10 13,14,15 januari 2015 Persiapan TO UN ke 2
11 16 Januari 2015 Work Shop Kurikulum 2013 Tentang RPP dan Penilaian (lanjutan)
12 19-21 Januari  2015 Kelas XII TO UN 2
13 27,28 januari 2015 Persiapan ujian praktek
14 29 Januari 2015 Supervisi Kesiswaan
15 30 Januari 2015 Penilaian kebersihan kelas
16 31 Januari 2015 Perkiraan Libur Umum ( Tahun Baru Imlek 2566 )
17 2-13 Februari 2015 Kelas XII Ujian Praktik, Kelas X dan XI KBM
18 6 Februari 2015 Pembuatan Foto Ujian
19 14 Februari 2015 Baksos
20 2-6 Februari 2015 Persiapan TO US
21 9 – 11 Februari 2015 TRY OUT UJIAN SEKOLAH
22  12 , 13 Februari 2015 Persiapan TO UN ke 3
23 16 – 18 Februari 2015 TRY OUT UJIAN NASIONAL KE-3
24 18 Februari 2015 Supervisi Kegiatan Ekskul
25 13,14 Februari 2015 Penyusunan perangkat Soal-soal UAS kelas XII
26 16-20 Februari 2016 Persiapan kegiatan UAS KELAS XII
27 23 – 27 Februari 2015 UAS GENAP KELAS XII
28 28 Februari 2015 Penilaian Kebersihan Kelas dan Pelaksanaan 7K
29 20,21 Februari 2015 Penyusunan perangkat Soal-soal UTS kelas X dan kelas XI
30 23 – 27 Februari 2015 Persiapan UTS kelas X dan XI
31 2 – 6 Maret 2015 Ujian Tengah Semester Kelas X & XI
32 2 – 6 Maret 2015 Persiapan Ujian Sekolah
33 9 – 13  Maret 2015 UJIAN SEKOLAH UTAMA KELAS XII
34 14 Maret 2015 Seminar ROHIS dan  Keputrian
35 16 – 20 Maret 2015 UJIAN SEKOLAH SUSULAN KELAS XII
36 26 Maret 2015 Penilaian Kebersihan Kelas dan Pelaksanaan 7K
37 18,19,20 Maret 2015 Pencetakan raport Hasil Belajar Tengah Semester
38 27 Maret 2015 Pembagian Laporan Hasil Belajar Tengah Semester
39 30 Maret – 1 April 2015 Kelas XII TO UN Kelas X dan XI KBM
40 1-3 April 2015 Pelaksanaan OSN dan O2SN, FL2SN
41 3 April 2015  Libur Wafat Isa Almasih
42 April 2015 Pengembaraan Pramuka Kelas XI
43 April 2015 OPSI
44 9 April 2015 Muhasabah
45 8,9,10 April 2015 Persiapan Ujian Nasional
46 13 – 15 April 2015 Perkiraan Ujian Nasional
47 20 April – 20 Mei 2015 Pendalaman materi untuk siswa kelas XII dalam rangka persiapan SBMPTN
48 24 April 2015 Penilaian Kebersihan Kelas dan Pelaksanaan 7K
49 1 Mei 2015 Perkiraan Libur Umum Hari Buruh Sedunia
50 2 Mei 2015 Mengikuti Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional
51 3 Mei 2015 Libur Umum ( Hari Raya Waisak  Tahun 2568 )
52 8 Mei 2015 Supervisi Kegiatan Ekskul
53 14 Mei 2015 Libur Umum ( Peringatan Isra Mi’raj 1436 H )
54 8,9 Mei 2015 Penusunan perangkat soal UAS kelas X dan XI
55 15 Mei 2015 Libur Umum Peringatan Kenaikan Isa Almasih
56 18 Mei 2015 Purna Widya kelas XII
57 19 Mei 2015 Peringatan Isra Mi’raj 1436 H
58 20 Mei 2015 Mengikuti Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional
59 22-23 Mei 2015 Wisata Islami
60 20-22 Mei 2015 Tim Pengembang sekolah
61 22 Mei 2015 Penilaian Kebersihan Kelas dan Pelaksanaan 7K dan Pelaksanaan 7K dan Pelaksanaan 7K
62 18-22 Mei 2015 Persiapan Ujian Akhir Semester Genap
63 25 – 29 Mei 2015 Ujian Akhir Semester Genap
64 1 – 5 Juni 2015 Kelas X, XI Remedial
65 1-10 Juni 2015 Perkiraan RAKER 2015-2016
66 11,12,15 Juni 2015 Tim Perumus
67 11-Jun-15 Verifikasi nilai kelas X dan XI
68 12-Jun-15 Pleno Kenaikan  kelas X dan XI
69 14-15 juni 2014 Pencetakan raport Hasil Belajar semester genap
70 19 Juni 2015 Penyerahan Laporan Hasil Belajar Siswa Semester Genap  TP 2014/2015
71 22-26 Juni 2014 Penyusunan perangkat pembelajaran
72 20 Juni-12 Juli 2015 Libur Akhir Semester Genap/Libur Tahun Pelajaran 2014-2015
73 26-28 Juni 2015 Pengembaraan dan Pelantikan Bantara Kelas X
74 14 Juli 2015 Permulaan Tahun Pelajaran Pelajaran 2015-2016

 

BAB VI

P E N U T U P

 

Demikianlah seluruh rangkaian dokumen Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan di Sekolah Menengah Atas Negeri 63 Jakarta.  Semoga menjadu acuan dalam penetapan kebijakan sekolah ke depan.

 

Akhirnya dengan memanjat rasa syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa dan memohon petunjuknya, semoga pedoman ini dapat berguna bagi kemajuan sekolah.

 

Jakarta, 15  Juli 2013

 

Penyusun:

Ketua              : Eddy Paembonan, S.Pd.

Sekretaris        : Haryatno, S.Si.

Anggota          : Siti Rusniah, S.Pd.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN

 

SILABUS DAN RPP